Saturday, 7 November 2015

Kerjakan Sendiri: Memperbaiki Sambungan/Nat Keramik

loading...
loading...
Blog Tebak Gambar:
Kunci Jawaban Tebak Gambar Ngabuburit
Kunci Jawaban Tebak Gambar Lebaran 
Kunci Jawaban Tebak Gambar Mahasiswa Akhir
Kunci Jawaban Tebak Gambar Lebaran
Kunci Jawaban Tebak Gambar Kemerdekaan
Kunci Jawaban Tebak Gambar Galau
Kunci Jawaban Tebak Gambar Jomblo
Kunci Jawaban Tebak Gambar Gamer
Kunci Jawaban Tebak Gambar Mahasiswa Baru (Maba)
Kunci Jawaban Tebak Gambar Garing

Pernahkah Anda mengalami masalah dengan sambungan keramik yang mengelupas/rontok sehingga keramik Anda bergerak atau berbunyi berderak-derak ketika Anda injak? Boleh jadi hal ini disebabkan karena sambungan di antara keramik (nat) yang sudah mulai rontok/rusak. 

Kasus yang lebih buruk adalah keramik kopong yang diakibatkan lapisan semen di bawah keramik yang kosong. Hal ini dapat Anda deteksi dengan cara mengetuk-ngetuk keramik tersebut, apabila terdengar bunyi yang nyaring, maka kemungkinan besar Anda mengalami masalah keramik kopong. Perbaikin keramik kopong ini cukup sulit karena Anda harus membongkar keramik tersebut sebelum memasangnya kembali di atas lapisan semen baru. Ada kemungkinan keramik tersebut akan pecah ketika Anda bongkar sehingga sebaiknya Anda sudah siap dengan keramik cadangan dengan ukuran dan warna yang sejenis. Walaupun begitu, kali ini saya tidak akan membahas mengenai problem keramik kopong.

Kita kembali ke masalah sambungan keramik yang mengelupas/rontok. Sambungan keramik yang rusak, di samping tidak enak dipandang (dan diinjak), tentunya apabila dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan permanen seperti keramik pecah. Pecahnya keramik ini biasanya karena keramik yang sambungannya sudah rusak cenderung akan bergerak ketika diinjak. Gerakan tersebut dapat merusak/memecahkan keramik apabila dilakukan dengan keras dan terus-menerus.

Hal yang lebih serius mungkin dapat Anda alami apabila sambungan keramik yang rusak adalah keramik pada kamar mandi di kamar atas. Sambungan keramik yang terbuka dapat menyebabkan air merembes hingga menembus dak beton di bawahnya dan pada gilirannya akan merusak plafon di lantai bawah. Selain plafon, rembesan air pun dapat membuat karat besi/alumunium penyangga plafon. 

Sambungan keramik yang rusak di kamar mandi lantai bawah juga dapat menyebabkan masalah yang tidak menyenangkan. Di musim kemarau, cacing-cacing yang berada di tanah akan masuk melalui lubang-luban di antara sambungan keramik yang sudah mengelupas untuk mencari air yang banyak tersedia di kamar mandi. Selain cacing, hewan-hewan lainpun dapat masuk seperti lipas (kaki seribu) dan semut. Menjijikan bukan?

Rusaknya sambungan keramik dapat diakibatkan karena penggunaan cairan pembersih lantai yang mengandung bahan kimia yang terlalu keras. Selain itu, penyebab paling umum biasanya karena faktor cuaca dan usia. Penyebab lain adalah kualitas bahan dan pekerjaan sebelumnya yang kuran baik. Pada dasarnya, sambunga keramik cepat atau lambat akan rusak. Sehingga tidak ada salahnya Anda mempelajari cara untuk memperbaikinya sendiri, karena cukup mudah dan murah apabila dikerjakan sendiri. Anda dapat menggunakan sebagian waktu libur Anda di akhir pekan untuk memperbaikinya, sambil berolahraga :-).

Memperbaiki sambungan keramik yang rusak sebetulnya tidaklah sulit. Anda dapat menggunakan semen instan yang banyak tersedia di pasaran (misalnya merk Mortar Utama/MU) dengan warna yang dapat Anda pilih sesuai dengan interior Anda. Gunakan semen instan yang khusus untuk area basah/berair apabila Anda akan memperbaiki sambungan keramik di kamar mandi.

Keroklah dulu sambungan keramik yang rusak dengan menggunakan kape. Apabila masih ada sambungan yang masih baik, keroklah semuanya; karena nat yang baru tidak akan dapat merekat dengan baik dengan nat yang lama. Bersihkanlah seluruh pecahan nat yang ada agar kelak tidak bercampur dengan nat baru. Bagian ini adalah bagian yang paling melelahkan.

Aduklah semen instan dengan air sesuai ketentuan yang tertera dalam kemasan. Jangan menebak-nebak takarannya karena akan mengakibatkan hasil kerja keras Anda mengerok nat sia-sia.

Isikan adukan semen instan pada sela-sela keramik dengan kape dan ratakan menggunakan karet/busa. Jangan khawatir dengan noda-noda yang ditinggalkan pada permukaan keramik; Anda dapat dengan mudah membersihkannya nanti. Pastikan olesan Anda rata dan tidak ada ruang di antara keramik yang masih menganga. 

Biarkan sekitar 15 menit sehingga nat dari semen instan tersebut kering. Apabila Anda mencampur terlalu banyak air pada adukan semen instan dan air, Anda mungkin perlu menunggu lebih lama. 

Bersihkan permukaan keramik yang kotor akibat noda-noda semen instan ketika Anda mengoleskannya tadi dengan menggunakan kain/busa yang sedikit dibasahi. Jangan gunakan kape, amplas, atau benda kasar/tajam lainnya karena akan menggores permukaan keramik Anda. 

Nah, bagaimana? Kalaupun hasil karya pertama Anda tidak terlalu baik, jangan khawatir, nat keramik di bagian lain rumah Anda mungkin sudah perlu diperbaiki juga. Di sanalah Anda akan dapat mencoba lagi untuk mengasah ketrampilan Anda dalam memperbaiki sambungan keramik. 

Bagaimanapun, apabila Anda mengerjakannya sendiri; hal ini akan membawa kepuasan tersendiri. Selamat mencoba dan jangan takut untuk gagal. 

(disarikan dari beberapa sumber di Internet, majalah, dan pengalaman pribadi)
loading...
loading...

No comments:

Post a Comment