Saturday, 13 February 2016

Tips Berkebun: Membasmi Hama pada Tanaman secara Alami

loading...
loading...
Apakah Anda sering dibuat jengkel dengan rusaknya tanaman kesayangan oleh hama tanaman? Cara termudah untuk membasmi hama tersebut tentunya dengan menggunakan pestisida dari bahan kimia, hama dijamin akan hilang dalam sekejap.

Walaupun begitu, pestisida akan meninggalkan residu racun pada daun dan buah yang ikut tersemprot pada saat Anda mengaplikasikan pestisida. Selain itu, akibat guyuran air pada penyiraman/hujan, residu tersebut akan masuk ke tanah dan menempel pada akar-akar tanaman. Kalau residu tersebut melekat pada tanaman yang akan dikonsumsi, Anda tentu sudah tahu persis apa dampak negatif dari menyantap makanan yang mengandung residu pestisida dalam jangka panjang.

Alam sesungguhnya sudah menyediakan pengusir hama yang cukup ampuh. Anda tidak perlu membeli pestisida dan keluarga Anda pun akan terbebas dari kemungkinan terpapar residu pada tanaman yang dikonsumsi.

Baca Juga: Wisata ke Kampung Cina Kota Wisata Cibubur

Sinar Matahari
Dengan memaparkan tanaman pada sinar matahari, jika memungkinkan terus-menerus, niscaya hama akan hengkang. Seperti halnya manusia, hama lebih menyukai tempat yang teduh untuk tinggal dan berkembang biak. Pemaparan cahaya matahari secara terus menerus akan membuat tanaman tersebut menjadi tempat yang tidak ideal bagi hama dan di lain pihak akan membantu tanaman tumbuh subur. Tentu saja, tidak semua jenis tanaman tahan dipajankan secara terus menerus pada sinar matahari. Anda harus cukup cermat mengatur durasi pemaparan tanaman pada cahaya matahari dengan meletakkannya pada spot-spot tertentu di halaman rumah Anda.

Hama Tanaman - NationalGeographic.co.id
Menyingkirkan dengan Tangan
Di waktu senggang, bersihkan daun-daunan dari hama tersebut menggunakan tangan (seperti mengambil kutu dari kucing atau anjing peliharaan). Jika Anda merasa "geli", gunakan sarung tangan dan pinset untuk mencabut hama-hama tersebut dari tanaman. Kegiatan ini cukup asyik dilakukan dan bagi beberapa orang dapat menjadi cara untuk melepas stress.

Baca Juga: Safari Lodge Hotel Taman Safari

Air
Air, baik yang disemprotkan secara sengaja maupun yang berasal dari hujan, akan membuat hama jatuh ke tanah. Tentunya untuk "menjatuhkan" hama-hama tersebut diperlukan air yang sedikit bertekanan agar memberikan efek hempasan sehingga hama-hama tersebut jatuh ke tanah. Jangan gunakan mesin pencuci mobil bertekanan tinggi karena justru akan merusak tanaman. Selang air dengan nozzle yang diatur sedemikian rupa sudah memberikan efek hempasan mekanik yang cukup untuk menjatuhkan hama.

Air Sabun
Sabun yang dicampur dengan air dan disemprotkan pada daun akan membuat hama "tergelincir" dan terlepas dari daun sehingga akan jatuh ke tanah. Campuran ini digunakan untuk hama yang menempel dengan kuat pada daun. Efek hempasan air yang disemprotkan dan sabun yang licin cukup efektif untuk membuat hama KO dan jatuh ke tanah.

Gunakan satu sendok sabun cuci piring yang tidak ditambahi dengan zat-zat aditif seperti anti bakteri dan campurkan dengan dua gelas air (500-600ml), kocok sampai merata. Gunakan air hangat jika memungkinkan. Pastikan sabun yang Anda gunakan tidak ditambahi zat-zat aditif karena malah dapat merusak tanaman.

Semprotkan campuran air+sabun tersebut ke bagian atas dan bawah daun secara merata hingga hama tertutupi larutan. Upayakan seluruh bagian daun terselimuti larutan secara merata.

Air Sabun + Minyak
Masih terhadap campuran air sabun yang dibicarakan sebelumnya, tambahkan satu sendok teh (5ml) minyak goreng atau minyak sayur dan kocok hingga terbentuk emulsi yang homogen.  Semprotkan secara merata ke bagian atas dan bawah daun hingga daun dan hama terselimuti larutan secara merata. Dalam beberapa saat, hama-hama akan mulai berjatuhan.

(Disarikan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi)   
loading...
loading...

No comments:

Post a Comment