Saturday, 20 February 2016

Tips Parenting: Mengatasi Anak yang Tidak Mau Makan

loading...
loading...
Apakah Anak Anda sulit makan atau hanya mau makan makanan yang itu-itu saja dan tidak mau menu baru?

Anak-anak, terutama balita, memiliki kecenderungan hanya memakan makanan yang sudah ia kenal bentuk dan rasanya. Walaupun begitu, tidak jarang juga ditemui balita yang mau mencoba setiap makanan baru. Pada dasarnya, setiap anak tidak dapat diperlakukan sama. Hanya karena anak tetangga mau makan ini itu, tidak berarti Anak Anda memiliki kesehatan atau bahkan masa depan yang lebih buruk bukan?

Selama makanan yang digemarinya sudah memenuhi kebutuhan gizi dan tekstur makanan sesuai umurnya, sebetulnya Anda tidak perlu khawatir. Sayangnya, kebutuhan gizi dan kekerasan/tekstur makanan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia. Balita Anda tentu saja tidak dapat terus menerus diberi bubur yang Anda berikan ketika masih bayi. Selain kebutuhan gizinya juga mungkin tidak terpenuhi, teksturnya juga kurang melatih motorik otot-otot mulut dan rahang.

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda coba untuk mengajak anak Anda yang sulit makan atau pemilih untuk makan atau mencoba makanan baru.

Jangan Memaksakan, Tanyakan Keinginannya 
Anda tentu tidak mau makan makanan yang tidak sesuai dengan selera Anda. Begitupun juga anak Anda. Kalau semua makanan yang terhidang adalah asam atau pedas, karena kebetulan Anda menyukainya, boleh jadi ini penyebab anak Anda tidak mau makan. Tanyakan dan hargai juga keinginannya. Walaupun begitu, hal ini tidak berarti seluruh keinginannya harus dituruti. Anda harus dengan tegas melarang anak Anda memakan makanan yang kurang sehat. Arahkan mereka untuk memilih makanan yang sehat saja tanpa mencoba mempengaruhinya untuk memiliki selera yang sama dengan Anda.

Hidangkan secara Menarik
Anak-anak menyukai bentuk makanan yang menarik. Jangan hanya sekedar menghidangkan makanan di piring. Luangkan waktu untuk membuat tampilan makanan yang Anda hidangkan terlihat menarik untuk anak-anak.

Suasana Makan
Seperti apa suasana makan di meja makan Anda? Menyenangkan atau menyeramkan? Apakah Anda sering memarahi anak Anda di meja makan? Entah karena ia tidak mau makan atau alasan lainnya? Hal ini dapat menjadi pengalaman yang traumatis untuk anak-anak. Ciptakan suasana makan yang hangat dan menyenangkan. Tata meja makan sedemikian rupa agar menciptakan suasana makan yang menarik untuk anak-anak. Hiasi dengan pernak-pernik khas anak-anak. Walaupun begitu, jangan terlalu banyak meletakkan mainan atau pernak-pernik di meja makan karena justru akan mengubah fokus anak Anda. Sebaiknya jangan mencampuradukkan fungsi meja makan dengan meja kerja/belajar. Kalau ruangan Anda terbatas, gunakan meja tersebut hanya untuk satu aktivitas saja pada setiap saat; jangan ada yang bekerja/belajar di meja tersebut pada saat anak-anak sedang makan.

Makanlah di Meja Makan
Menyuapi anak-anak di taman atau tempat main bukanlah solusi jangka panjang untuk anak yang sulit makan. Hal ini disebabkan karena kebiasaan ini akan membuat anak berpikir bahwa makan adalah aktivitas yang tidak terlalu penting dan dapat dilakukan sambil bermain atau belajar. Cepat atau lambat Anda harus mendidik anak-anak untuk memahami bahwa makan adalah kebutuhan manusia yang utama dan untuk itu mereka harus meluangkan waktu khusus untuk makan di tempatnya. Kebiasaan ini juga akan menghemat waktu Anda karena dengan makan di meja makan, anak-anak akan lebih fokus untuk menyelesaikan makanannya; sehingga acara makan akan lebih cepat selesai dibandingkan makan di taman atau di tempat bermain.

Ajak Anak Bersyukur
Sejak dini, anak-anak harus dididik untuk mensyukuri rejeki/makanan yang ada. Awalilah makan dengan berdoa untuk mengucap syukur kepada Tuhan atas makanan yang hendak dimakan. Selain itu, secara berkala ingatkan anak-anak tentang betapa beruntungnya mereka karena memiliki makanan yang pantas dan dapat makan di tempat yang layak. Ingatkan juga bahwa ada banyak anak-anak di luar sana yang tidak seberuntung mereka.

Semoga berguna!
loading...
loading...

No comments:

Post a Comment